Susanti, Tri (2019) PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERMASALAHAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS AN-NUR BULULAWANG MALANG. Other thesis, Universitas Islam Raden Rahmat.
SKRIPSI-PAI-201564010155-TRI SUSANTI-BAB 1.pdf
Download (1MB)
SKRIPSI-PAI-201564010155-TRI SUSANTI-BAB 2-4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SKRIPSI-PAI-201564010155-TRI SUSANTI-BAB 5.pdf
Download (1MB)
Abstract
Sebagai pendidik tugas dan tanggung jawab guru yang paling utama adalah mendidik, membantu peserta didik menjadi dewasa. Untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,maka seorang guru hendaknya mengetahui dan memahami perkembangan segala aspek pribadi peserta didiknya baik dari segi jasmani maupun segi psikis. Oleh karena itu, pendampingan sangat diperlukan dalam tumbuh kembang peserta didik. Peran semua pihak di lingkungan sekolah sangat dibutuhkan dalam membantu permasalahan peserta didik, termasuk guru Pendidikan Agama Islam dan tentunya guru Bimbingan Konseling sebagai
pelaksana utama dalam membantu pengentasan masalah peserta didik. Adapun fokus penelitian ini adalah apa saja bentuk permasalah para peserta didik, apa faktor-faktor yang menjadi penyebab permasalahan belajar, serta bagaimana upaya guru PAI dan guru BK dalam mengatasi permasalahan peserta
didik di SMA An-Nur Bululawang Malang. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui permasalahan belajar pada peserta didik, mengetahuifaktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya permasalahanpeserta didik, serta mengetahui upaya
guru PAI dan BK dalam mengatasi permasalahan belajar pada peserta didikdi SMA An-Nur Bululawang-Malang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang
dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis data dalam penelitian kualitatif secara umum dimulai sejak analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, triangulasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan belajar yang dialami peserta didik yaitu malas belajar, kenakalan remaja, masalah pribadi dan masalah keluarga. Faktor yang menjadi peyebab permasalahan belajar yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain yaitu kurangnya semangat dan motivasi dalam belajar, kelelahan dalam belajar,dan kurangnya bisa membagi waktu antara pondok pesantren dan sekolah. Faktor eksternal yaitu adanya perbedaan keinginan orang tua dan peserta didik dalam memilih sekolah, situasi dalam keluarga yang broken home dan kurangnya perhatian dari kedua orang tua. Dalam mengatasi
permasalahan peserta didik, guru pembimbing selaku pelaksana utama bimbingan dan konseling yang yang pertama dilakukan yaitu memberi pengarahan. Kedua, melakukan pengawasan baik disekolah maupun diluar sekolah. Ketiga, melakukan
pendekatan. Keempat, memberikan bantuan dan solusi jalan keluar permasalah belajar yang dialami peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran guru, peserta didik bermasalah, pengentasan permasalahan |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keislaman > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Administrator Library |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:25 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:25 |
| URI: | https://repository.uniramalang.ac.id/id/eprint/2346 |
