FARDANA, MOCHAMAD ADHI (2019) PENGARUH TEKNIK PENGELASAN SMAW ALUR ZIG-ZAG DAN SPIRAL PADA ARUS 100 A, 110 A DAN 120 A TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA ST 41. Other thesis, Universitas Islam Raden Rahmat.
SKRIPSI-TEKNIK MESIN-1521201015-MOCHAMAD ADHI FARDANA-BAB 1.pdf
Download (893kB)
SKRIPSI-TEKNIK MESIN-1521201015-MOCHAMAD ADHI FARDANA-BAB 2-4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (567kB)
SKRIPSI-TEKNIK MESIN-1521201015-MOCHAMAD ADHI FARDANA-BAB 5.pdf
Download (532kB)
Abstract
Teknologi pengelasan sangat penting terhadap proses penyambungan khususnya untuk pengait chasis kendaraan ringan, dalam proses pengelasan memiliki beberapa faktor seperti kuat arus dan alur elektroda yang bisa mempengaruhi hasil sambungan pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh teknik pengelasan SMAW alur zig-zag dan spiral dengan variasi arus 100 A, 110 A, dan 120 A terhadap kekuatan tarik baja St 41. Penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif dan analisis data menggunakan analisis varians dua jalur (two way anova), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuat arus dan alur elektroda pada pengelasan memiliki pengaruh terhadap kekuatan tarik meskipun hasilnya tidak signifikan. Kekuatan tarik rata-rata pada arus 100 A alur spiral 46,75 Kgf/mm², kekuatan tarik rata-rata pada arus 110 A alur spiral 44.87 Kgf/mm², kekuatan tarik rata-rata pada arus 120 A alur spiral 43.80Kgf/mm², kekuatan tarik rata-rata pada arus 100 A alur zig-zag 45.43 Kgf/mm², kekuatan tarik rata-rata pada arus 110 A alur zig-zag 43.79 Kgf/mm², kekuatan tarik rata-rata pada arus 120 A alur zig-zag 45.58 Kgf/mm². Hasil nilai kekuatan tarik tertinggi yaitu 46,75 Kgf/mm² pada kuat arus 100 A dengan alur spiral, sedangkan nilai kekuatan tarik terendah yaitu 43.79 Kgf/mm² pada arus 110 A pada alur zig-zag. Hasil uji two way anova (1). Faktor variasi kuat arus nilai sig 0, 394 > 0,05 maka H1 ditolak dan H0 diterima, artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada kuat arus pengelasan terhadap kekuatan tarik baja St 41. (2). Faktor variasi alur nilai sig 0,848 > 0,05 maka H1 ditolak dan H0
diterima, artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada alur pengelasan terhadap kekuatan tarik baja St 41. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan secara statistik pengelasan dengan varisai arus dan alur tidak berpengaruh
terhadap kekuatan tarik. Tetapi dari hasil grafik alur spiral dengan arus 100 A hasil pengujian tarik yang tertinggi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | las SMAW, alur elektroda, kuat arus |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Administrator Library |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:19 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:19 |
| URI: | https://repository.uniramalang.ac.id/id/eprint/2368 |
