PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KEBERAGAMAN BUDAYA DI DESA KASEMBON BULULAWANG MELALUI SINKRETISME BUDAYA

Lazuardia, Putri (2025) PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KEBERAGAMAN BUDAYA DI DESA KASEMBON BULULAWANG MELALUI SINKRETISME BUDAYA. Other thesis, Universitas Islam Raden Rahmat.

[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 1.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 2-4.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 2-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 5.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081078-PUTRI LAZUARDIA-BAB 5.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan harmoni dalam masyarakat multibudaya, di mana tradisi lokal berpadu dengan nilai-nilai agama untuk membangun kehidupan yang inklusif dan damai. Desa Kasembon, sebagai wilayah dengan latar budaya yang beragam, menjadi representasi nyata bagaimana sinkretisme budaya mampu memperkuat hubungan sosial dan menciptakan kerukunan antarwarga. Dalam konteks ini, peran tokoh agama menjadi sangat signifikan dalam menjembatani nilai-nilai keagamaan dengan tradisi budaya lokal. Secara lebih spesifik, Fokus dan tujuan penelitian ini menyoroti tiga aspek utama, yaitu : (1) Bagaimana budaya masyarakat Desa Kasembon, (2) Bagaimana peran tokoh agama islam dalam membangun kehidupan keberagamaan masyarakat
desa Kasembon. (3) Bagaimana dampak sinkretisme budaya dan agama islam terhadap kehidupan keberagamaan masyarakat desa Kasembon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan keagamaan dan budaya. Seluruh data dianalisis secara deskriptif untuk
menggambarkan fenomena sosial yang terjadi dan mengungkap peran strategis tokoh agama dalam membentuk sinergi antara budaya dan agama. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, masyarakat Desa Kasembon memiliki kehidupan budaya yang masih sangat kuat, tercermin
melalui berbagai tradisi lokal seperti selamatan, tahlilan, dan nyekar yang dijalankan secara turun-temurun. Kedua, tokoh agama Islam berperan penting sebagai jembatan antara ajaran Islam dan budaya lokal. Mereka tidak hanya
memimpin kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam praktik keagamaan masyarakat. Ketiga, Sinkretisme antara
budaya lokal dan Islam di Desa Kasembon menghasilkan pola keberagamaan yang unik dan seimbang, di mana nilai-nilai tradisi tidak bertentangan dengan ajaran agama, melainkan saling memperkaya. Temuan ini memperlihatkan bahwa
kolaborasi antara budaya dan agama dapat menjadi kekuatan sosial yang mempererat solidaritas dan kohesi masyarakat dalam kehidupan beragama.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sinkretisme, Tokoh Agama, Budaya, Keberagaman, Multibudaya
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Ilmu Keislaman > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Administrator Library
Date Deposited: 31 Mar 2026 02:59
Last Modified: 31 Mar 2026 02:59
URI: http://repository.uniramalang.ac.id/id/eprint/2195

Actions (login required)

View Item
View Item