IMPLEMENTASI METODE MMS (MEMORIZING MARKING SCANNING) DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR’AN PUTRA AN-NUR II BULULAWANG

Adhim, Achmad Fauzul (2025) IMPLEMENTASI METODE MMS (MEMORIZING MARKING SCANNING) DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR’AN PUTRA AN-NUR II BULULAWANG. Other thesis, Universitas Islam Raden Rahmat.

[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHAMAD FAUZUL ADHIM-BAB 2-4.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHAMAD FAUZUL ADHIM-BAB 2-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHAMAD FAUZUL ADHIM-BAB 5.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHAMAD FAUZUL ADHIM-BAB 5.pdf

Download (992kB)
[thumbnail of SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHMAD FAUZUL ADHIM-BAB 1.pdf] Text
SKRIPSI-PAI-21862081025-ACHMAD FAUZUL ADHIM-BAB 1.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi metode MMS (Memorizing, Marking, Scanning) dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Putra An-Nur II Bululawang, Malang. Latar belakang dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai permasalahan yang menghambat capaian target hafalan santri, seperti lemahnya daya ingat, kurangnya motivasi, dan belum adanya metode yang tepat guna mendukung proses tahfidz. Metode MMS diperkenalkan
sebagai solusi baru yang terstruktur dan teruji dalam memperkuat proses hafalan santri melalui tiga tahapan utama: memorizing (pengulangan ayat secara intensif), marking (penandaan pada bagian yang sulit atau sering salah), dan scanning (pemindaian visual terhadap bentuk dan posisi ayat dalam mushaf). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam
dengan pengasuh, ustadz, dan santri, serta dokumentasi kegiatan tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang menerapkan metode MMS secara disiplin mengalami peningkatan dalam ketepatan, kekuatan memori, dan pencapaian target hafalan mingguan. Selain itu, metode ini juga membantu santri lebih memahami struktur ayat dan memudahkan proses murojaah. Lingkungan belajar yang mendukung, sistem penyaringan santri melalui klasifikasi takhosus dan reguler, serta peran aktif ustadz dalam mendampingi proses hafalan terbukti menjadi faktor penunjang keberhasilan implementasi metode ini. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam penerapan metode MMS, di antaranya adalah tingkat konsentrasi santri yang belum merata, kejenuhan dalam proses pengulangan, serta kurangnya motivasi
pada sebagian santri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih personal dalam pendampingan serta pelatihan lanjutan agar seluruh santri dapat menerapkan metode ini secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
bahwa metode MMS merupakan strategi yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an, dan layak untuk diterapkan secara luas di lembaga tahfidz lainnya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan santri.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Metode MMS, Menghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Ilmu Keislaman > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Administrator Library
Date Deposited: 01 Apr 2026 02:31
Last Modified: 01 Apr 2026 02:31
URI: http://repository.uniramalang.ac.id/id/eprint/2219

Actions (login required)

View Item
View Item